Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 April 2020

DONASI UNTUK SANTRI TERDAMPAK VIRUS COVID-19



YUK KITA BERDONASI DI TENGAH PANDEMI VIRUS CORONA COVID-19 INI. KARENA PESANTREN NIDAA AL-HAAR JUGA TERDAMPAK VIRUS TERSEBUT.

DI DALAM LOKASI PESANTREN TERDAPAT 25 ORANG YANG MUKIM TERDIRI DARI GURU DAN SANTRI YANG BERASAL DARI LUAR JAWA.

Minggu, 22 Februari 2015

FORMULIR PENDAFTARAN SMPIT NIDAA AS-SUNNAH TAHUN AJARAN 2015/2016

Berikut ini adalah formulir pendaftaran SMPIT Nidaa As-Sunnah tahun ajaran 2015/2016. Silakan isikan form tersebut dengan data yang sesuai.


Powered byEMF Survey


Dengan mengisi formulir ini berarti saya setuju dengan segala aturan yang berlaku di SMPIT NIDAA AS-SUNNAH.



Senin, 26 Januari 2015

PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM BAGI REMAJA MASA KINI





Lihatlah kelakuan anak-anak sekolah di negeri ini. Betapa miris hati dan keimanan kita melihat seorang siswa yang tugas utamanya adalah belajar akan tetapi mereka malah berbuat maksiat.

Pacaran adalah kemaksiatan
Sebagai Ummat Islam, Ummat yang terbaik tentu segalah perilaku kita haruslah mencontoh para generasi terbaik. Bukannya malah mencontoh generasi yang terlaknat lagi tersesat.

Sudah mafhum di kalangan pelajar di negeri ini istilah yang namanya pacaran. Katanya kalau gak pacaran dianggap tidak laku, tidak gaul dan cupu. Segala ejekan terarah pada pemuda yang tidak punya pasangan (baca : Pacaran).

Padahal tujuan mereka sekolah bukanlah untuk berpacaran. Tujuan mereka adalah untuk menuntut ilmu agar masa depan mereka menjadi cerah. Saya masih ingat dulu ketika masih sekolah SD, di tembok SD tertulis sebuah slogan "Takwa, Cerdas, Terampil". Entah sekarang masih ada atau tidak slogan itu. Tapi yang jelas itu mencerminkan tujuan mulia dari diadakannya pendidikan itu sendiri.

Generasi masa depan tidak mungkin akan menjadi generasi yang Takwa jika ketika mereka sekolah malah melenceng dari tujuannya.

Padahal yang namanya Pacaran itu sama saja mendekati Zina dan Allah telah melarang Ummat Islam untuk sekedar mendekati zina karena itu adalah perbuatan yang keji dan buruk (Lihat Al Israa : 32)

Mengapa terjadi hal semacam ini?

Semua itu terjadi bukanlah kebetulan karena memang sistem yang ada itu memungkinkan untuk hal itu. Pacaran di kalangan remaja usia sekolah saat ini dianggap wajar oleh masyarakat kebanyakan, sehingga konrol terhadap generasi yang suka mendekati zina jadi berkurang.

Apalagi sekolah-sekolah umum yang ada saat ini hanya mengajarkan sebatas jam sekolah saja, tanpa kontrol akhlak siswanya di luar jam sekolah. Hal ini menambah ruwet penanganan masalah remaja ini.

Bagaimana seharusnya?

Maka perbaikan sistem pendidikan harus diutamakan. Kontrol masyarakat juga penting untuk menunjang kesuksesan. Penyadaran masyarakat tentang bahaya dan dosa akibat pacaran juga harus dilakukan secara masif. akan tetapi hal ini membutuhkan waktu yang cukup lama, karena permasalahannya cukup kompleks.

Maka bagi kita yang sudah menyadari kekacauan ini, janganlah menjerumuskan anak-anak kita ke lubang yang sama. Coba benahi diri dari hal kecil di keluarga kita. Persiapkan anak-anak kita agar menjadi generasi yang shalih dan taat, bukan generasi ahli maksiat.

Taqqarub Ilallah, dengan belajar Agama lebih Intensif karena kewajiban ummat manusia adalah belajar tsaqafah Islam. Sementara Sains adalah fardhu khifayah.

Pesantren Nidaa As-Sunnah | SMPIT Nidaa As-Sunnah

KEAJAIBAN ISTIGHFAR


Suatu saat Imam Ahmad bin Hanbal mengadakan safar (berpergian), di perjalanan ia ingin menginap di sebuah masjid, dimana beliau berniat untuk menghabiskan malamnya disana. 

Namun penjaga masjid tidak mengenali siapa beliau ini sehingga ketika beliau meminta izin untuk berada di dalam masjid hingga datangnya waktu Shubuh, penjaga masjid menolaknya. Meskipun beliau sudah berulangkali membujuk sang penjaga masjid untuk diizinkan bermalam di sana, namun keputusan dari penjaga masjid tetap menolak.

Akhirnya Imam Ahmad keluar dari area masjid dan beliau terpaksa mencari tempat bermalam di lain tempat. Ketika beliau diusir hingga keluar area masjid, alhamdulillah lewatlah seorang tukang penjual roti yg melihat kejadian itu. Tukang roti itu tertarik untuk mengetahui apa yg sedang terjadi pada Imam Ahmad sampai diusir oleh penjaga masjid. Ketika Imam Ahmad menceritakan yg dialaminya kepada tukang roti, si tukang roti ini menjadi iba, dan dengan kebaikan hatinya ia menawarkan Imam Ahmad untuk menginap di rumahnya.

Senang dengan tawaran si tukang roti, imam Ahmad pun menerima tawaran tersebut & mereka berdua berjalan menuju rumah pembuat roti. Di rumah pembuat roti, Imam Ahmad dijamu dengan baik layaknya seorang tamu. Entah karena ingin menyembunyikan identitas atau karena tidak ditanya oleh tuan rumah, Imam Ahmad tidak mengenalkan dirinya sebagai Imam Ahmad bin Hanbal, seorang ulama besar yg namanya begitu terkenal. Lalu setelah beberapa saat ramah-tamah, si pembuat roti mempersilahkan Imam Ahmad untuk beristirahat, sementara ia sendiri menyiapkan adonan untuk membuat roti yg akan dijual esok hari.

Lalu ada yg menarik perhatian Imam Ahmad dari pembuat roti ini. Si pembuat roti bekerja sambil melantunkan istighfar. Ia terus beristighfar & terus melafazkannya sampai pekerjaannya selesai. Hal ini didengar oleh Imam Ahmad sehingga membuat beliau terkesan.Keesokan harinya, Imam Ahmad yg penasaran kemudian bertanya kepada pembuat roti,"Semalam terdengar olehku lantunan istghfar yg terus menerus engkau baca ketika engkau sedang membuat adonan roti. Katakanlah kepadaku wahai tuan, apakah engkau mendapat sesuatu dari bacaan istighfar yg engkau baca?". Hal ini sengaja ditanyakan oleh Imam Ahmad karena sebagai seorang ulama yg sangat tinggi ilmu agamanya tentu beliau tahu persis tentang keutamaan istighfar, serta faidah-faidah bagi yg sungguh2 mengamalkannya.

Si pembuat roti lalu menjawab,“Ya.. begitulah adanya.. Sungguh saya benar2 telah mendapatkan faidah dari keutamaan melazimkan istighfar. Demi ALLAH, sejak saya melazimkan istighfar, saya tidak memohon sesuatu kepada ALLAH kecuali pasti dikabulkan. Doa saya selalu diijabah oleh-NYA. Hanya ada satu doa saya yg belum terkabul sampai saat ini.” Imam Ahmad bertanya, “Apa itu?” Si pembuat roti berkata, “(Permohonan untuk) dapat bertemu dengan Imam Ahmad bin Hanbal!” Mendengar hal tersebut, tersenyumlah Imam Ahmad. Nampaknya beliau sudah mengerti hikmah kejadian diusirnya beliau dari sebuah masjid kemarin malam. ALLAH berkehendak mengabulkan doa si pembuat roti dengan perantara peristiwa semalam sampai pada akhirnya beliau bertemu dgn si pembuat roti. Lalu Imam Ahmad berkata,“Wahai tuan, Saya-lah Ahmad bin Hanbal. Demi ALLAH, ALLAH-lah yg mengaturku sehingga bisa bertemu denganmu.”

Subhaanallah, betapa ALLAH mengijabah doa hambaNYA dgn cara yg hambaNYA tidak pernah terpikir. Sungguh ALLAH mendahulukan cinta-NYA kepada hambaNYA daripada cinta hamba-NYA terhadap-NYA_

Pesantren Nidaa As-Sunnah | SMPIT Nidaa As-Sunnah

Jumat, 23 Januari 2015

SEBELUM KITA MENYESAL



Ibarat pepatah mengatakan :

“Good start will lead you to great end.”
(Awal yang baik akan membimbing Anda ke hasil yang luar biasa)


Mulailah dengan awal yang baik dan sesuai dengan syariat.
karena ketika kita sudah baligh dan kita belum puna ilmu apa-apa, kita akan menyesal mengapa ketika kecil dulu kita tidak belajar dengan sungguh-sungguh.

Karena ketika kita sudah dewasa dan kita hanya punya sedikit pengetahuan, kita akan menyesal mengapa ketika kita remaja dulu kita hanya bermain-main tanpa pernah sungguh-sungguh belajar.

Karena ketika kita sudah tua dan kita hanya punya ilmu pengetahuan seadanya, kita akan menyesal mengapa ketika kita muda dulu, kita tidak pernah mau bersungguh-sungguh mencari Ilmu sehingga ketia tua kita tidak cukup bekal untuk mengajari anak-anak kita dengan ilmu yang banyak.

Karena ketika kita telah meninggalkan dunia ini dan kita hanya membawa amal yang sedikit, kita akan menyesal mengapa dulu waktu kita di dunia tidak digunakan untuk beramal sebanyak-banyaknya. Semua itu karena kita tidak pernah mau bersungguh-sungguh dalam belajar sehigga kita hanya tahu sedikit ilmu dan sehingga hanya sedikit beramal (sesuai dengan penetahuannya)

Belajarlah dengan sungguh-sungguh sebelum kita menyesal. Belajar tidak kenal usia karena di akherat usia kita nanti akan sama.

Pesantren Nidaa As-Sunnah | SMPIT Nidaa As-Sunnah


Kamis, 22 Januari 2015

PENERIMAAN SISWA BARU SMPIT NIDAA AS-SUNNAH TAHUN AJARAN 2015/2016




A. Jadwal Kegiatan Penerimaan, Seleksi, dan Daftar Ulang
  1. Gelombang Satu
     Pendaftaran                    : 01 Januari 2015 – 15 Maret 2015
     Seleksi                           : Senin, 16 Maret 2015
     Pengumuman                  : Sabtu, 21 Maret 2015
     Daftar Ulang                  : 23-28 Maret 2015
2. Gelombang Dua
     Pendaftaran                   : 1 April 2015 – 31 Mei 2015
     Seleksi                          : Senin, 1 Juni 2015
     Pengumuman                 : Sabtu, 6 Juni 2015
     Daftar Ulang                   : 8-13 Juni 2015
      
B. Rincian Biaya (Khusus Gelombang I)




ALOKASI
JUMLAH

FORMULIR
Rp 50.000

BIAYA OPERASIONAL PENDIDIKAN
Rp  600.000

BIAYA SERAGAM
Rp 700.000

BIAYA MAKAN PER BULAN
Rp 500.000

BIAYA TEMPAT TIDUR
Rp 400.000

BIAYA LEMARI
Rp 300.000

BIAYA LAIN-LAIN
Rp 100.000







TOTAL
Rp 2.650.000








1.      Tahapan:
a.       Pendaftaran (Pembelian, pengisian, dan pengembalian formulir)
b.      Seleksi Siswa Baru, terdiri dari Wawancara Orang Tua, Wawancara Calon Siswa, dan Tes Akademik Calon Siswa,
c.       Pengumuman Hasil Tes / Seleksi (diumumkan sepekan setelah pelaksanaan Tes), dan
d.      Masa Mendaftar Ulang (sepekan setelah pengumuman), semua calon siswa yang sudah dinyatakan lulus wajib melunasi biaya Kegiatan Kesiswaan pada saat Mendaftar Ulang.

2. Persyaratan Khusus
a.       Calon Siswa SMPIT Nidaa As-Sunnah minimal mampu membaca alquran
b.      Calon Siswa SMPIT Nidaa As-Sunnah bersedia menghafal alquran sesuai target yang sudah ditentukan, yakni 30 Juz

3. Mekanisme
a.       Bagi calon siswa yang berada di sekitar Jabodetabek disarankan mendaftara secara off line (langsung ke seretariat)
b.       Bagi calon siswa yang berada di luar Jabodetabek dapat mendaftar secara on line dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku.

Contact Person : 0857-1937-0010

Pesantren Nidaa As-Sunnah | SMPIT Nidaa As-Sunnah


Rabu, 21 Januari 2015

MENYIKAPI HUJAN



Alhamdulillah hari ini hujan turun begitu deras. Semoga membawa keberkahan dari langit.

Ketika hujan turun kita dianjurkan untuk membaca :

أَللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً.

(Ya Alloh jadikanlah hujan yang turun ini lebat dan membawa manfaat)

Namun kadang kita juga memiliki hajat tertentu yang tidak bisa kita tinggalkan, akan tetapi hujan keburu turun. Tanpa bermaksud menolak barokah dari Allah SWT. maka kita dianjurkan untuk membaca :

اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اَللَّهُمَّ عَلَى اْلآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُوْنِ اْلأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ.

( “Ya Allah! Hujanilah di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya, Allah! Berilah hujan ke daratan tinggi, beberapa anak bukit dasar lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.”)

Permasalahan mengenai hujan memang terkadang banyak sekali hal-hal yang sangat membutuhkan hujan. Namun hujan yang ditunggu-tunggu tak jua turun, sehingga menyebabkan kekeringan. Maka kita dianjurkan untuk shalat Ishtisqa yakni shalat meminta hujan. selanjutnya membaca doa :

اللَّهُمَّ اسْقِ عِبَادَكَ وَبَهَائِمَكَ وَانْشُرْ رَحْمَتَكَ وَأَحْىِ بَلَدَكَ الْمَيِّتَ

(“Ya Allah, turunkanlah hujan pada hamba-Mu, pada hewan ternak-Mu, berikanlah rahmat-Mu, dan hidupkanlah negeri-Mu yang mati.")

Demikianlah yang dianjurkan oleh Islam tentang menyikapi hujan. Semoga hari-hari kita senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. Dan musim hujan kali ini menjadi berkah buat kaum muslimin seluruhnya. aamiin

Pesantren Nidaa As-Sunnah | SMPIT Nidaa As-Sunnah

Rabu, 14 Januari 2015

تعريف بحزب التحرير

Senin, 08 Desember 2014

PESANTREN NIDAA AL-HAAR MENERIMA PENDAFTARAN SISWA BARU TAHUN AJARAN 2015/2016



Telah dibuka pendaftaran siswa baru!!!!!

SMPIT Nidaa Al-Haar| Islamic Boarding School For Junior High School | Konsentrasi Tahfidz Al Qur'an dan Bahasa Arab


Gelombang I   : 1 Januari 2015 s.d. 15 Maret 2015
Gelombang II  : 1 April 2015 s.d. 31 Mei 2015

Tes seleksi gelombang I  : 16 Maret 2015
Tes seleksi gelombang II : 1 Juni 2015

Terdapat BEASISWA Bagi kaum dhuafa dan yatim piatu yang berprestasi.

Contac Person : 0857 1937 0010 (Abu Dailami)



Rabu, 12 November 2014

FILSAFAT ALAM VS FILSAFAT GHAIB



Bicara sejarah peradaban Islam, orang sering menduga bahwa perkembangan sains saat itu karena umat Islam menekuni filsafat yang semula dipelajari dari buku-buku yang diterjemahkan dari bahasa Yunani. Adalah para mutakalimin yang dipaksa keadaan untuk belajar filsafat, yakni untuk meladeni perdebatan dengan orang-orang Yahudi dan Nasrani dari Syam yang sudah terlebih dahulu menekuni filsafat Yunani. Namun menurut an-Nabhani (dalam kitab Syakhsiyah Islamiyah juz 1), generasi kedua setelah mutakalimin sudah menekuni filsafat tak lagi untuk modal berdebat, tetapi sudah murni karena filsafat ternyata olah pikir yang mengasyikkan.
Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Filsafat tidak didalami dengan eksperimen dan percobaan ilmiah, tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis dengan berbagai premis dan aksioma, mengajukan beberapa solusi, lalu memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Akhir dari proses itu dimasukkan ke dalam sebuah dialektika. Untuk studi falsafi, mutlak diperlukan logika berpikir rasional dan logika bahasa.
Logika merupakan ilmu yang sama-sama dipelajari dalam matematika dan filsafat. Itu membuat filsafat sebuah ilmu yang pada sisi-sisi tertentu berciri eksak di samping nuansa khas filsafat, yaitu spekulasi, keraguan, rasa penasaran dan ketertarikan. Filsafat juga bisa berarti perjalanan menuju sesuatu yang paling dalam, sesuatu yang biasanya tidak tersentuh oleh disiplin ilmu lain dengan sikap skeptis yang mempertanyakan segala hal.
Kata falsafah atau filsafat merupakan kata serapan dari bahasa Arab فلسفة, yang juga diambil dari bahasa Yunani; Φιλοσοφία (philosophia). Kata ini merupakan kata majemuk dari kata (philia = persahabatan, cinta) dan (sophia = "kebijaksanaan"). Sehingga arti harfiahnya berarti seorang “pencinta kebijaksanaan”.
Oleh para pengamat, filsafat diklasifikasikan menurut wilayah dan menurut agama. Menurut wilayah, filsafat bisa dibagi menjadi: filsafat Barat (Yunani, Eropa), Timur (Cina), dan Timur Tengah (Arab, Persia). Sementara, menurut agama, filsafat dibagi menjadi: filsafat Islam, filsafat Budha, filsafat Hindu, dan filsafat Kristen.
Dalam tradisi filsafat Barat, dikenal adanya pembidangan dalam filsafat yang menyangkut tema tertentu. Secara umum filsafat membicarakan Metafisika (Ontologi), Epistemologi, dan Aksiologi (Etika+Estetika).
Metafisika mengaji hakikat segala yang ada. Di sini, hakikat yang ada dan eksistensi secara umum dikaji dalam Ontologi. Adapun hakikat manusia dan alam semesta dibahas dalam Kosmologi. Dalam metafisika sendiri ada berbagai perbedaan teori-teori filsafat. Idealisme, misalnya, meyakini bahwa realitas ada hanya di dalam mental (jadi “banyak atau bagus, itu karena pikiran kita mengatakan banyak atau bagus”), sementara Realisme menyatakan bahwa realitas, setidaknya beberapa bagiannya, memang benar-benar ada secara independen dari pikiran.
Kemudian Epistemologi, ini cabang filsafat yang mengaji hakikat dan wilayah pengetahuan, seperti batas, sumber, serta kebenaran suatu pengetahuan. Skeptisisme adalah posisi yang mempertanyakan kemungkinan yang benar-benar membenarkan kebenaran apapun. Argumen regresi, terjadi ketika untuk membenarkan pernyataan apapun, diperlukan dukungan oleh pembenaran yang lain. Rasionalisme adalah penekanan pada penalaran sebagai sumber pengetahuan. Empirisme adalah penekanan pada bukti pengamatan melalui pengalaman indrawi atas bukti lain sebagai sumber pengetahuan. Parmenides (500 SM) berpendapat bahwa berpikir harus memiliki objek, dan karena itu, jika ada yang melampaui pemikiran, maka objek tersebut mustahil dapat dipikirkan dengan benar.
Sedang Aksiologi adalah yang membahas masalah nilai atau norma yang berlaku pada kehidupan manusia. Dari sini lahirlah dua cabang filsafat yang membahas kualitas hidup manusia: etika dan estetika. Etika, membahas tentang bagaimana seharusnya manusia bertindak dan mempertanyakan bagaimana kebenaran dari dasar tindakan itu dapat diketahui. Sedang estetika membahas mengenai keindahan dan implikasinya pada kehidupan.
Yang sering disebut filsafat Islam adalah filsafat yang seluruh pelakunya Muslim. Ada perbedaan besar dengan filsafat lain: Pertama, meski semula para filsuf Muslim klasik menggali karya filsafat Yunani terutama Aristoteles dan Plato, namun kemudian menyesuaikannya dengan ajaran Islam. Kedua, karena Islam agama tauhid, maka, bila dalam filsafat lain masih 'mencari Tuhan', dalam filsafat Islam justru Tuhan 'sudah ditemukan’, sehingga filsuf Islam relatif lebih fokus kepada manusia dan alam, karena sebagaimana mafhum, pembahasan Tuhan hanya menjadi suatu pembahasan yang tak pernah ada finalnya.
Hanya saja, kadang-kadang ada sebagian filsuf Muslim, ya
ng terpancing untuk memikirkan alam ghaib seperti sifat-sifat Allah, malaikat atau akhirat, dan akhirnya mendapat kesimpulan yang sesat, misalnya bahwa alam ini qadim atau azali, tetapi surga ternyata tidak kekal. Pemikiran ini tentu saja tidak mungkin divalidasi, karena seperti kata Parmenides, obyeknya melampaui pemikiran.
Namun para filsuf ini kadang menisbahkan pemikiran sesatnya ini pada beberapa filsuf kondang dalam dunia Islam, misalnya Al-Kindi, Ibnu Sina, atau Al-Farabi. Tentu saja kita sudah sulit memverifikasi benarkah itu pendapat mereka, atau seperti hadits palsu yang dikarang orang lalu dinisbatkan kepada Nabi, agar sekadar mendapat perhatian dan legitimasi? Beberapa ulama yang muncul belakangan, tanpa pernah bertemu, terpancing untuk menghakimi. Ibnu Taimiyah bahkan memvonis Ibnu Sina sebagai kafir, karena ada pendapat tentang dunia ghaib yang dinisbatkan ke Ibnu Sina yang bertentangan dengan nash qath’i yang masuk dalam bahasan akidah.
Namun yang jelas, sejarah kemudian mencatat, bahwa yang benar-benar berkembang dalam peradaban Islam bukanlah “filsafat ghaib” (metafisika) yang tak bisa diuji, tetapi “filsafat alam”, yang berbasis pengamatan dunia empiris. Filsafat alam inilah yang lalu berkembang menjadi ilmu fisika, kimia, astronomi dan sebagainya. Isaac Newton masih menulis buku dalam bahasa Latin berjudul “Philosophiæ Naturalis Principia Mathematica” ("Matematika prinsip-prinsip filsafat alam"). Jadi definisi filsafat memang telah berkembang.
Namun juga tidak terlalu salah untuk mengatakan, bahwa sebenarnya Islam tidak memerlukan filsafat. Islam jelas membutuhkan logika dan matematika. Namun apa yang harus dipelajari, bagaimana mempelajarinya, serta soal nilai dan norma, semua sudah dijelaskan di dalam Alquran dan Sunnah. Tinggal tugas para mujtahid dan ilmuwan untuk menjabarkannya.[Fahmi Amhar/ smpit nidaa as-sunnah/pesantrennidaa.blogspot.com]

Selasa, 11 November 2014

KEKAYAAN SULTHAN BRUNEI DARUSSALAM

-
-
Sultan BruneiSultan Hassanal Bolkiah, adalah seorang raja, salah satu orang terkaya di duniaKekayaan Sultan, meningkat sebesar 90 euro (sekitar Rp. 1-juta lebih) setiap detiknya. Ini berarti kekayaannya permenit bertambah 5.400 euro (sekitar Rp. 60 juta lebih), 324.000 euro (Rp. 3,6 miliar lebih) per jam7.776.000 euro (sekitar Rp. 8,64 miliar lebih) per hariatau 54.432.000 euro (Rp. 60,48 milar lebih ) per minggu.
-
Ia hidup mewah dan kekayaannya berlimpah ruah, hampir seluruh perlengkapannya terbuat dari emas. Konon sejak kecil ia terbiasa makan dengan sendok terbuat dari emasPakaian yang dikenakan bersulam emas dan perak.
-
Istana Sultan Brunei
-
Di bawah ini terdapat foto-foto istana Sultan Brunei yang terbesar dan paling mewah di dunia. Istananya terdiri dari 1.788 ruangan yang dilengkapi dengan perabotan terbuat dari emas dan bertatahkan berlian257 kamar mandi yang dihiasai dengan emas dan perak, serta garasi yang dapat memuat 110 mobil.
-
Istana tersebut memiliki 650 kamar mewah (“suite room”:  seperti yang ada  di hotel berbintang), masing-masing dilengkapi perabotan yang harganya tidak kurang dari 150.000 euro (sekitar Rp. 1,7 miliar).
-

Istana Sultan Brunei (Istana Nurul Iman) dilihat dari atas (SumberSatellite-sightseer.com).

-



Istana Nurul Iman (3 foto atas), tampak dari kejauhan.



--

-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Pesawat terbang pribadi Sultan Brunei
-
Pesawat pribadi Sultan adalah pesawat termewah di dunia yang dihiasi dengan emas. Sultan juga memiliki pesawat Boeing 747 berharga ratusan juta dollar yang didesain (dirancang) ulang sebagai rumah dengan biaya sebesar 120 juta dollar (sekitar Rp. 1,1 triliun). Tambahannya antara lain tempat mandi dengan pusaran air (whirlpool  bath) terbuat dari emas murni. Sultan juga memiliki 6 pesawat kecil dan 2 helikopter.
Salah satu mobil mewah Sultan Brunei
-
 mobil Konigsegg.
mobil Aston Martin.

Istana Sultan dan koleksi mobilnya.


Garasi mobil Sultan.

-

-


Berbahagiakah Sultan Brunei ?

-
Bagaimanapun kaya-rayanya dia, namun ia hanya :
-
Tidur di atas satu tempat tidur.
- Berkendaraan satu mobil.
- Mendiami satu ruangan.
- Menggunakan satu toilet.
- Mengerjakan satu kegiatan untuk setiap saat.
-
Mari kita lihat foto wajah Sultan di bawah ini. Tampak wajahnya kurang cerah dan kurang sehat.
-
-
Sepertinya pikirannya penuh dengan beban. Mungkin ia terlalu banyak memikirkan tentang seluruh kekayaannyaisteri-isterinya yang saling cemburuanak-anaknyasaudara-saudaranyateman-temannyanegara dan rakyatnya !
-
(Sumber: Bestpictstuff dan Unique-things ) [Pesantrennidaa.blogspot.com]